Di mana ada demand di situ ada suplai. Seperti itulah yang terjadi pada kawasan Bisnis di wilayah Hotel Indonesia. Beberapa pihak memanfaatkan lahan untuk penitipan motor. | Selama musim penghujan, motor kumuh sudah biasa. Namun bukan berarti kita tidak peduli terhadap kebersihan motor yang dipakai harian. Semakin lama menahan untuk tidak dicuci alias dibersihkan, kotoran yang menempel bahkan bisa membuat bagian tertentu berkarat. | Penghargaan Gold winner di kategori The Best of Special Interst Tabloid 2013 untuk Motorplus dan di berikan langsung oleh Elwin Siregar selaku Director Group of Magazine kepada Sapta N. pangestu selaku Graphic Designer tabloid Motorplus. Dan majalah Bikers mendapatkan Silver winner sebagai The Best of Special Interest Local Magazine 2013 dan diterima langsung oleh Ullie Gumilar selaku Redaktur Desain Grafis. Acara simbolis ini dilakukan di Gedung Kompas Gramedia Group of Magazine di jalan panjang 8A, dikarenakan tidak semua perwakilan redaksi bisa hadir di Manado memenuhi undangan Serikat Perusahaan Pers (SPS) selaku penyelenggara IPMA 2013. |Jika sebelumnya, setelah lolos ujian praktik SIM, pemohon keluar lapangan untuk segera ujian praktik. Kini, dengan adanya Simulator SIM, pemohon hanya perlu ujian secara virtual. TIdak perlu berpanas-panas.|Motor bukan saja sebagai alat transportasi. Tapi sudah menjadi bagian produksi pemiliknya. Sehingga digunakan untuk mengangkut barang. Tidak heran di beberapa lokasi kita sering melihat pengendara membawa barang yang overload alias berlebih. | Setelah sebelumnya Poltabes Surabaya, Jawa Timur, kini Polda Metro Jaya memberlakukan SIM D untuk difabel. Layanan khusus ini diberikan Satpas SIM Daan Mogot dalam bentuk ruang khusus pelayanan bagi pengendara penyandang cacat.

Share This Blog

Bookmark and Share Bookmark and Share

Hit Counter

Counter Powered by  RedCounter Submit Your Site To The Web's top 50 search engines for free! Yuk.Ngeblog.web.id warung kopiku

Search Engine Optimization and SEO Tools
Lirik Lagu Indonesia Terbaru

Search Engine Optimization

Parent Link

counter
counter

Blogup

Advertise


Pusat Download Gratis

Masukkan Code ini K1-E17866-3
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

CIMB Indonesia

Arsip Blog

Online Visitor

Page View

Tampilkan postingan dengan label Honda Scoopy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Honda Scoopy. Tampilkan semua postingan

Spongebob Tertawa dan Mupeng

Written By pijar mentariku on Minggu, 21 Oktober 2012 | 13.39.00


HONDASCOOPY 2011 TANGERANG



Tren modif kartunis terus menjamur di kalangan pembesut motor tanpa gigi alias matic. Ini kali, yang dijiplak tokoh utama dari film Spongebob Squarepants. Itu lho kartun yang menceritakan kehidupan sponge atau busa yang unik dengan segala kegilaannya.

Muhamad Rokib Alif pemilik Honda Scoopy kena virus Spongebob. Agar bodi motor serupa warna tubuh Spongebob yang kuning, bodi kanan-kiri dan tameng depan-belakang kena muntahan cat kuning. Cat yang digunakan kepunyaan Vinilex.

“Memilih karakter Spongebob agar kelihatan lucu dan unyu-unyu aja,” seru pria yang nengok dipanggil Rokib yang gabung dalam Honda Scoopy Club (HSC) Jakarta itu.

Namun tidak semua ikut dilebur warna kuning. Agar enggak monoton, dek tengah dilebur abu-abu. Lha.. kenapa enggak warna coklat brew, kan kalo coklat jadi keliatan seperti warna celana Spongebob he...he...

Setelah bodi berwarna kuning, untuk bikin karakter Spongebob bukan sentuhan pen brush atau spray gun, melainkan sayatan pisau printing. “Kalo bahasa gaul nya sih cutting sticker. Iwan Cutting Stiker yang ngendon di Jl. Maja Jakarta, Jakarta Utara memang sudah jadi langganan para kartunisme,” jelas pria berambut kribo ini.

Raut muka Spongebob yang di-tampilkan di motor ini ada dua. Di bodi kiri-kanan muka Spongebob nampaknya lagi mupeng. Sedangkan di bodi depan tercetak mukanya dengan bentuk sedang tertawa khas yang menggelitik.
Karena Spongebob dirasa unyu-unyu, agar serasi tema, ban yang hitam dikasih sentuhan white wall. Tentunya sentuhan modif tak sebatas karakter kartun aja. Kinclongisasi juga ikut dijabanin. Part yang dicemplungin ke cairan kimia yaitu tutup CVT dan standar samping-tengah. Pelek jari-jari yang awalnya mempunyai 32 batang sekarang jadi 64 batang. 

Dengan tampilan seperti ini, cukup menarik perhatian. Apalagi cewek-cewek ABG. Sebelum pemotretan di markas Em-plus, motor ini juga sempet jadi perhatian para ladies yang lewat. Mungkin karena warnanya yang kuning dan tema Spongebob yang dianut, sehingga cewek ABG seneng banget melototinya.

Ternyata selain motornya yang didandani ala Spongebob. Fashion berpakaian Rokib juga ikut terpengaruh. Liat aja, rambut keribo, sepatu booth dan uniknya pakai baju Spongebob yang lagi nungging celananya sobek ha..ha.. lucu juga tuh bro bajunya.

Ground clearance jadi lebih rendah karena Rokib aplikasi undur-undur untuk sok belakang. "Pas sudah ceper sok bawaan motor jadi kurang nyaman," kata Rokib. Untuk ngimbangin agar ayunan sok lebih empuk dan nyaman, doi aplikasi sok aftermarket kepunyaan YSS. (motorplus-online.com)

Penulis : Panji | Teks Editor : KR15 | Foto : Endro

waroengkopikoe
13.39.00 | 0 komentar | Read More

Ban Lebar demi Hot Rod

Written By pijar mentariku on Selasa, 31 Juli 2012 | 11.20.00


HondaScoopy 2011 (Jakarta)


Honda Scoopy lansiran 2011 ini jadi pelampiasan Michel Frans Bowakh. Tentunya, buat menyalurkan ide kreatifnya dalam urusan modifikasi. “Udah lama terobsesi motor custom aliran hot rod,” kata Michel, sapaan akrabnya.

Demi memenuhi hasratnya, Michel dibantu temannya Anjar dari kru Brotehrhood of Low Rider (B_Low). Untuk pengerjaannya memakan waktu cukup lama, sekitar 6 bulan. Itu karena proses pengerjaan dilakukan secara bertahap disela-sela kesibukannya bekerja.

Aliran hot rod yang jadi acuan konsep skubek retro ini, dipertegas lewat pemakaian roda ukuran super lebar. Buat pelek depan-belakang, custom pakai pelek mobil. Bagian depan, pakai ukuran lebar 5 inci. Sedang buritan, disesaki lebar pelek 8 inci.

Konsep hot rod makin menonjol, karena Scoopy ini tak lagi aplikasi sok di sisi samping. Melainkan, monosok di tengah. Seakan, bodi ikut larut di dalam ban belakang lebar 180/55-14 yang dipakai. “Iya, biar ban dan bodi belakang tampak padat,” timpal Michel yang tinggal di Taman Meruya Ilir, Jakarta Barat ini.

Pemasangan sok belakang, mengandalkan rangka tambahan dekat tangki. Sedang buat sok-nya sendiri, mencomot dari monosok Yamaha Jupiter MX.

Mengikuti lebarnya ban dan pelek, panjang setang ikut ditambah. Michel tetap mengusung setang bawaan scoopy, tapi sisi kiri dan kanan setang ditambah pipa besi 7,5 cm.

"Kalau belum biasa bawa motor ini, pasti awalnya terasa kagok. Perlu adaptasi terlebih dahulu agar mantap saat merasakan handling motor ini,” timpal pria berkulit putih ini.

Buat urusan warna, pria yang bekerja sebagai desainer di Quik Silver ini lebih pede memilih ungu. “Cukup mewakili pribadi saya. Terus ditambah airbrush motif tribal dan Von Dutch atau gambar mata tuh. Ini simboliknya builder US yang juga salah satu pencetus aliran hot rod,” tutup Michel. Oke deh!
 (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Delitire 140/60-13
Ban belakang: Swallow 180/55-14
Cakram depan: DBS 220mm
Cakram belakang: PSM 220mm
Cat: Danagloss 

Penulis : Ismet | Teks Editor : KR15 | Foto : Endro

11.20.00 | 0 komentar | Read More

Asyiknya Punya Suami Modifikator

Written By pijar mentariku on Jumat, 22 Juni 2012 | 07.58.00



Honda Scoopy 2011 Bekasi



Bentuk asli Honda Scoopy memang gambot dan semok. Ini yang bikin Selvianingsih kepincut skubek model retro modern andalan ini. Makin salut, tampang asli Scoopy mengalami ubahan sesuai seleranya.

Kebetulan Evi, sapaannya, punya suami yang hobi modifikasi. Apalagi ditunjang membuka usaha toko variasi khusus motor di Bekasi. Jadi makin klop saja?
 

Sesuai keinginan, skubek ini memang baru saja ditebus dari dealer. Karena Evi keukeuh agar Scoopy tersebut bisa diubah tampilannya. “Modif yang dilakukan sebatas penerapan variasi saja. Tidak mengalami ubahan yang frontal banget. Karena tetap mempertahankan bentuk asli Scoopy sesuai idaman istri, “ ungkap Adi, suami dari Evi.

Dalam hal modifikasi, Adi dibantu oleh rekannya Chank, punggawa CM57, Ciledug, Cirebon, yang lebih dulu piawai mengubah tampilan motor. Kebetulan Adi yang sekampung dengan Chank baru saja buka cabang toko variasi disana. “Jadi, makin gampang konsultasi modifnya,” tutur pemilik toko Central Variasi (CV) di Jl. Walangsungsang, Ciledug, Cirebon ini.

Dalam ubahannya, Chank mengusulkan menerapkan konsep racing look. Alasannya, tema tersebut dirasa pas sesuai karakter Evi yang terkesan simple dan ogah ribet

Penggantian pelek variasi berlabel Itera diameter 17 inci dibalut ban Primax. Lantas dipadun pemasangan peredam kejut depan dari produk Choku Rider yang dipermanis piringan cakram Ride It.

Ubahan berlanjut pada pemasangan beberapa variasi lainnya. Pelepas gas buang dari R9. Ditambah pemasangan cutting stiker bertuliskan Ride It yang menambah kesan racingnya. “ Hasilnya sesuai keinginan istri. Apalagi bisa dijadikan display toko juga, “ tutup Adi. 
 (motorplus-online.com)
DATA MODIFIKASI
Pelek : Itera
Sok depan : Choku Rider
Sok belakang : Gaz-i
Stabilizer : Kawahara
CDI : BRT
CV : 0821-284-22525


Penulis : Obet | Teks Editor : Nurfil | Foto : Obet


waroengkopikoe
07.58.00 | 1 komentar | Read More

Layak Untuk Pemula

Written By pijar mentariku on Sabtu, 09 Juni 2012 | 16.10.00



Honda
Scoopy Thailand







Indi alias Indie, sebuah singkatan yang berasal dari kata independen. Tentunya, punya arti luas. Yaitu, bebas, merdeka atau berdiri sendiri. Rasanya, konsep ini juga yang mewakili modifikasi di Honda Scoopy-I yang mejeng di stan AP Honda Thailand di Bangkok International Motor Show 2011 yang baru lalu.

Konsep yang ditawarkan unik. Sama seperti desain skubek Honda 110 cc bergenre retro ini. Kesan unik itu muncul dari warna yang ditampilkan. Setidaknya, empat warna ngejreng dibikin tampil dominan. Biru muda, biru tua, kuning dan hijau.

Penempatan warna harmonis membuat Scoopy-I tampil lebih funky! Tidak terikat harus mengarah ke satu konsep. Namanya juga indie. Jadi bebas tentukan warna selama asyik dilihat




Begitu juga kelir pelek. Coba perhatikan, meski antara pelek depan dan belakang beda warna, tapi tetap terlihat sinergi untuk mendukung tampilan bodi juga keseluruhan desain.

Sama halnya jok yang aplikasi bahan kulit berlapis bahan glosy atawa mengkilap. Jok ini, seakan dibuat memiliki dua bagian terpisah. Ya, untuk pengendara dan boncengers. Desainnya, terlihat glamour. Buat setang, Scoopy Indi ini tetap pakai batok standar. Ciamik!
 (motorplus-online.com)

Penulis : Eka | Teks Editor : Nurfil | Foto : Boyo

waroengkopikoe
16.10.00 | 0 komentar | Read More

Wanita Jadi Inspirasi

Written By pijar mentariku on Selasa, 20 Maret 2012 | 19.03.00


HondaScoopy2010 (Jakarta)



Tanpa perlu menutupi maksud dan tujuannya, Vincent Wijaya memodifikasi Honda Scoopy miliknya karena terinspirasi seorang wanita berinisial ‘I’. Mantapnya, foxylady itu juga salah satu pembalap drag bike di salah satu workshop yang ada di Cimahi, Bandung, Jawa Barat. Wahhh.., so sweet...!

“Iya. Makanya motor ini dijuluki Ratu Violet,” beber pemuda 18 tahun yang tinggal di Kebun Jeruk XV, Jakarta Pusat. 

Dijuluki Ratu, tentu karena dipersembahkan buat wanita. Tapi, embel-embel violet muncul karena kelir yang ditampilkan. Semua sudah didominasi kelir ungu.

Soal desain dan pengecatan, Vincent menyerahkan ke Shagi Custom Paint (SCP). Tapi, sesuai hobinya yang bermain di sisi kecepatan, grafis yang diminta pun harus bernuansa racing. Maksudnya, dipenuhi desain tak jauh dari grafis tajam.

"Apalagi untuk main modifikasi, ini proyek pertama. Sebelumnya lebih banyak menggarap motor buat balap,” imbuh Vincent yang juga dagang part variasi skubek dari Thailand.

Toh, selain pakai kulit jok Bride yang lebih dikenal sebagai jok balap di mobil, pelek kecil ikut dimainkan.
 

Ya, roda profil kecil ciri motor balap lurus. Maklum, kan wanita yang menjadi inspirasinya kerap menunggang pacuan drag! 
 (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan    : Vee Rubber 45/90-17
Ban belakang    : Vee Rubber 50/90-17
Handel rem    : NUI
Pelek    : Kawasaki Ninja 250
Vincent Racing Gallery:             0856-9188-1290      
Penulis : Eka | Teks Editor : Nurfil | Foto : GT


waroengkopikoe
19.03.00 | 0 komentar | Read More

Thai Look Kinclong

Written By pijar mentariku on Sabtu, 21 Januari 2012 | 17.49.00



Honda
Scoopy
 2011 (Jakarta)







Skubek bergaya Thailand look adalah turunan dari drag style. Cirinya kaki-kaki kecil dengan roda 17 inci. Ya, seperti Honda Scoopy milik Maulita Mayang Sari ini. 

“Desain asli sudah retro. Tapi, ingin dipadu Thai look,” tegas wanita pakai behel gigi asal Jl. Jagakarsa, Jakarta Selatan ini. Mewujudkan keinginannya itu, ia serahkan kepada calon suaminya, yaitu Andi Fajar Bani, sang modifikator.
 

“Thai look dibarengi kelir terang biar nuansa retronya gak terlalu kelihatan,” sebut Andi yang bos Andi Matic Concept (AMC) itu. Juga ada aroma bersih karena sudah dibarengi pelapisan krom pelangi di sektor kaki-kaki.
 

“Supaya kelihatan kinclong dan memberi kesan Thai look,” tambah builder bertato ini. 
 (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Pelek depan: Akront 120/17
Pelek belakang: Akront 120/17
Ban depan: Comet 45/90/17
Ban belakang: IRC 60/80/17
Knalpot: Custom AMC
Penulis : Jotos | Teks Editor : Nurfil | Foto : Jotos
waroengkopikoe
17.49.00 | 0 komentar | Read More

Centil Elegent

Written By pijar mentariku on Minggu, 11 Desember 2011 | 16.39.00




Honda SCOOPY 2011 (DENPASAR)
 Honda Scoopy itu memang skubek yang enak dimodif. Terserah buat dipakai harian atau sekadar pajangan. Contoh Scoopy yang jadi pajangan di Astra Honda Bali, main-dealer wilayah Bali.   

"Ubahan tampilan Scoopy lansiran 2011 ini menjadi Scoopy yang elegan dan simpel bergaya Thailand," sebut Andhika Sabmarin selaku supervisor promotion Astra Honda Bali.
 

Selain mencoba memodifikasi tampilan menjadi beda, juga memang untuk menarik perhatian pengunjung dealer. Nggak heran kalau skubek ini  juga rutin dibawa keliling berpameran.
Kelir dominan putih sampai ke pelek membuat Scoopy ini tampil lebih elegan. Sedangkan motif di bodi yang mengusung rona ungu, juga ikut tampil menggoda.  (motorplus-online.com)




DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 100/70-14
Ban belakang: Swallow 120/70-14
Pelek: Daytona
Jok : Custom
Sok belakang : DBS
Penulis : Ade | Teks Editor : Nurfil | Foto : Ade
16.39.00 | 0 komentar | Read More

Lincah Di Ajak Touring

Written By pijar mentariku on Sabtu, 03 Desember 2011 | 15.44.00




HondaSCOOPY 2010 (DENPASAR)





Jika diperhatikan ubahan yang dilakukan pada Honda Scoopy ini terkesan ada dua konsep yang ingin ditawarkan. Pertama jelas sekali aura racing yang gesit bin lincah. Sedangkan yang kedua adalah kendaraan turing, untuk jalan jauh. Kok bisa begitu?  

Tampilan racingnya adalah dari penempelan bodi dengan stiker Ride It. Ride It memang bukan penghasil racing part saja. Tapi bentuk stiker yang dinamis maka aura kencang yang didapat. "Karena sesuai dengan keinginan kita makanya ditempel full stiker yang langsung dari Thailand ini," kata Rian Tjahyadi dari Aboben Variasi (AV), Denpasar, Bali.

Selain itu dia juga sudah mengganti peleknya dengan ukuran yang lebih kecil. "Kita gunakan ring 12 inci, tentu ada maksudnya," lanjut pria kurus ini.
 
Dengan pelek kecil seperti ini maka manuver motor lebih lincah. Selap-selip di tengah kemacetan akan lebih sip. Tapi omong-omong apa Bali macet juga, Bro?

Pelek ini dipilih yang model monoblok alias tanpa jari-jari atau palang. "Pelek seperti ini cocok dengan bodi Scoopy yang montok," tambah Rian yang memang terkenal pintar membuat harmonisasi modifikasi.



Biar manuver di jalan tadi lebih asyik maka jok juga dicustom. Pilihannya yang tidak licin dan lebih lebar. "Model jahitan juga meniru yang banyak dipakai di mobil, kesannya mewah," tambahnya. Jok lengkap dengan sandaran kecil untuk menahan pinggang boncenger saat jalan jauh.  

Sedangkan image turing karena adanya boks bagasi yang cukup besar di belakang. Itu menjadi tempat penyimpanan aneka keperluan saat bepergian. Dipilih putih supaya harmonis dengan bodi.

Tapi kalau turing perlu hati-hati ya, sebab ban dengan lingkar kecil seperti itu lebih berbahaya sata melibas jalan jelek dan tak rata.
 (motorplus-online.com)






DATA MODIFIKASI
Pelek: DID
Jok: Custom
Sok belakang: Yoshimura
Boks: Givi
AV:             (0361) 223926      
Penulis : Nurfil | Teks Editor : Nurfil | Foto : Ade

waroengkopikoe
15.44.00 | 0 komentar | Read More

Fokus di Kaki dan Body

Written By pijar mentariku on Rabu, 30 November 2011 | 07.16.00



Honda
 Scoopy 2011
 (JAKARTA)






Turun di kelas Fashion Standar, Scoopy 2011 milik Ang Sidarwin terlihat elegan. Meski skubek retor Honda ini minim pemasangan variasi bolt-on. “Selain ubahan grafis pada bodi, saya juga memaksimalkan part standar Scoopy,” ujar modifikator dari bengkel Artisis Custom di bilangan Tambora, Jakarta Barat.



Fokus ubahan pada kaki-kaki. Scoopy dibikin bobber dengan pemakian ban 12 inci. “Pelek racing hasil custom dari pelek mobil dengan model disk yang bagian tengah berlubang,” jelas modifikator yang juga garap motor sport ini.



Tampil dengan roda gambot ban pastinya mengandalkan profil lebar. Mengaplikasi karet bundar 120/70/12 untuk depan dan 130/70/12 di belakang. “Biar tampilan lebih sip, kembang ban bagian dalam saya beri kelir biru,” lanjut Sidarwin yang mengaku meniru ban BMW Concep C Scooter. 

Grafis di bodi nggak mau terlalu rumit. Mengandalkan tarikan garis simpel dengan warna dasar putih. “Biar tarikan grafis lebih terang, juga dipadu kelir hijau dan merah,” tutup modifikator bertubuh kekar ini. 
 (motorplus-online.com) 
 DATA MODIFIKASI
Ban depan: Swallow 120/70-12
Ban belakang : Swallow 130/70-12
Knalpot : Krom
Pelek : Custom
Artisis Custom:
             0857-8156-3232         
Penulis : Belo | Teks Editor : Nurfil | Foto : Indra GT
07.16.00 | 3 komentar | Read More

HotRod Mexicano Style

Written By pijar mentariku on Minggu, 13 November 2011 | 01.39.00


HondaScoopy 2010 (BANDUNG)




Jika membicarakan konsep hot rod di mobil yang dipindahkan ke skubek, Honda Scoopy ini contoh paling top. Segala aspek yang menjadi ciri dan identitas hot rod sukses diaplikasi.  


Genre yang diambil adalah Mexicano Style. "Alasanya karena tampilan kaum chicano seperti itu menarik dengan detail dan perpaduan warna-warni yang menarik," tegas Susanto Gunawan alias Yayank, pemilik sekaligus modifikator.
 

Pria yang mengibarkan bendera 909 Hot Matic ini tidak melakukan pemunduran sumbu roda belakang. "Hanya digeser supaya lurus dengan roda depan. Hal itu karena sekarang menggunakan pelek custom 6 inci di belakang," bilangnya. 

Memang dengan pelek custom lebar, bentuk bodi Scoopy yang sudah montok, kini menjadi lebih padat. Cocok dengan aksen hot rod yang diidamkannya.Tinggal melakukan customizing pada bodi.


"Misalnya di bagian depan. Lampu dicopot dan dibuat semacam grill dengan warna hitam gelap. Persis tongkrongan mobil di sana," ujar ayah dua anak ini sambil bilang kalau di balik grill tadi sengaja dibiarkan kosong.





Posisi lampu utama sekarang ada di sepatbor depan sehingga menghasilkan bentuk unik. "Lampu itu sudah dilengkapi projector,. Jadi kalau menyala, bentuknya sangat menarik," promo Yayank yang selalu tampil trendy khas Bandung.

Hal lain yang menguatkan konsep tadi ada pada pemilihan motif airbrush. "Nama motif itu mexicano free flow, karena lama di pengerjaan cat, jadi telat ikut MOTOR Plus Skubek Contetzt," sesalnya.
 

Memang jika diperhatikan, motif ini pastilah tidak bisa sebentar membuatnya. Detail yang ingin ditampilkan memang sangat komplek. Selain itu ada juga efek gradasi di beberapa bagian.

"Satu hal lagi yang unik adalah penggunaan kayu jati untuk pelapis dek. Pemasangan kayu itu memang sudah sesuai dengan gaya mobil hot rod di Amerika," ujar builder yang juga gemar tatoo.




RIGID Tetap Nyaman

Urusan sok belakang, Yayank memilih menggunakan sistem rigid. Artinya tidak ada jarak main di sok belakang. "Sok dibuat ulang menggunakan besi duralium," katanya.
 

Dia lebih memilih rigid seperti itu untuk menghindari ambles dan ditakutkan malah bisa saja bodi mentok dengan ban. Sebab sekarang sudah menggunakan pelek ekstra lebar.
 

"Tapi, biar tetap nyaman dinaiki, jok dibuat bisa main. Di bawah jok diberi per sehingga pinggang enggak bakal sakit akibat pemilihan suspensi rigid tadi," cerita pemilik bengkel dari Jl. Cihampelas, No. 187, Bandung.
 

Jok atau alas pantat juga dibikin jadi sangat menarik. Yayank menggunakan bahan kulit dengan bentuk lebar. Selain itu, juga diberikan semacam ukiran. Ini yang disebut total sampai ke detail. Konsep hot rod jadi mantap!
 

 DATA MODIFIKASI
Pelek depan: Custom 4x14 inci
Ban depan: Swallow 120/60-14
Pelek belakang: Custom 6x14 inci
Ban belakang: Swallow 140/60-14
Bodi: Custom
Knalpot: Custom
Jok: Custom
909:             0813-2213-0168       
Penulis : Nurfil | Teks Editor : Nurfil | Foto : Indra GT
waroengkopikoe
01.39.00 | 0 komentar | Read More

Fans Berat Rosi

Written By pijar mentariku on Jumat, 11 November 2011 | 08.00.00



HONDA
SCOOPY 2010 (Jakarta)

Fanatik pada pembalap dunia sekaliber Valentino Rossi, sah-sah aja. Meski untuk membuktikan rasa sukanya itu, tidak selalu dilakukan lewat tunggangan semerek. Seperti dilakukan Liauw Norbert Auryn, pemilik Honda Scoopy yang dua minggu lalu ikut bikin heboh ajang MOTOR Plus Skubek Contezt 2011 di Gelora Bung Karno, Senayan.

Di lokasi, Liauw mendandani skubek Honda bergaya klasik itu tampil lebih sporty. “Bodi Scoopy yang lapang diairbrush motif kembang seperti  motor balap Yamaha Rossi yang dulu sempat muncul sekali. Kayaknya kalau diterapkan di bodi Scoopy lebih pantas dan tampak jelas kefanatikannya,” yakin warga Jl. Tanjung No. 10, Jati Pulo, Jakarta Timur.

Motif kembang ala Rossi itu bisa dilihat mulai dari tebeng depan, tengah, samping hingga ke buritan. Bahkan pada bagian tengah skubek retro Honda itu, tidak lupa juga dilengkapi logo yang jadi ciri khas ‘The Doctor’ yang indentik dengan nama besar pembalap yang konsisten pakai nomor start 46 itu.

Cuma sayangnya kalau Valentino yang kini sudah di Ducati itu pakai nomor start 46, tunggangan Liauw justru memasang nomor 1 pada bagian sepatbor depan. Dan biar kelihatan jadi lebih cihuy lagi, ban ring ceper juga lebar ikutan dipasang. Tidak ketinggalan, knalpot racing gaya yang juga ikut menemani.

Gas..gas..gas...
 (motorplus-online.com)
DATA MODIFIKASI
Ban depan : Metzeler 120/70-12
Ban belakang : Continental 130/60-13
Sok depan : SRK
Pelek : Piaggio
Segitiga : Custom
Penulis : KR15 | Teks Editor : Nurfil | Foto : Indra GT
waroengkopikoe
08.00.00 | 0 komentar | Read More